BAB : 48

1217 Kata

Saat si tamu datang, semua terasa nggak enak dan berasa malas. Saat duduk, waw leganya. Tapi saat beranjak dari kursi, harus waspada dulu agar dunia tak kacau.  "Kamu nggak lupa, kan, ada ulangan pagi ini," ingatkan Alvin pada Kim saat hendak turun dari mobil. "Iya, ingat," jawab Kim. "Kamu tau kan, kalau nilai kamu di bawah angka 7, toilet sudah menunggumu, Kim." "Iya, Kak, iya, aku ingat semuanya. Udah selesai, kan, ngomongnya? Aku mau turun, nih."  Tiba-tiba saja emosi Kim jadi meningkat, saat mulut cerewet Alvin mulai bicara. Bawaan, nih. Bawaan PMS maksudnya, bukan bawaan orok. Ia masih suci dan belum ternodai sama sekali, jadi, nggak mungkin ada bayi di rahimnya. "Oke." Kim segera menuju ruang kelasnya dengan langkah lemas. Ia merasa capek, dan sedikit pusing. "Pagi guys," sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN