BAB :102

1030 Kata

 Kedua bola matanya langsung melek seketika, saat ia dapati seseorang sudah berada dalam keadaan yang sangat dekat dengannya. "Astaga! Kakak mau ngapain?" kaget Kim langsung bangun. "Heii...,kenapa pertanyaanmu seperti itu?" "Habisnya, wajah Kakak dekat bagitu denganku, gimana aku nggak kaget," jelasnya sedikit menutupi badannya dengan selimut. "Aku ini suami mu, apa itu salah?" "Wih, lihatlah, seorang Bapak Alvin yang beberapa bulan ini meninggalkan istrinya di rumah sendirian dan sekarang dia bilang 'aku suami mu'. Dan istrinya ini sudah menunggunya dari tadi untuk makan malam, dianya baru pulang sekarang. Keterlaluan sekali bukan." Alvin merasakan perubahan itu dalam diri istrinya. Ia lebih berani mengungkapkan isi hati dan perasaannya, walaupun kadang hanya berupa sindiran, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN