Alvin mendorong Dita agar menjauh darinya dan menghampiri Kim yang masih diam dengan air mata yang mulai menetes membasahi pipinya. "Kakak, jahat," isaknya mencoba menahan tangis. Tapi rasanya benar-benar tak sanggup. "Kim, ini nggak seperti yang kamu bayangkan," terang Alvin menjelaskan. Tanpa komentar apa-apa lagi, Kim langsung berlalu pergi dari sana. "Kim!!!" teriak Alvin hendak mengejar, tapi Dita malah menghalangi langkahnya "Kamu mau kemana? Biarkan dia pergi, ada aku disini," ujar Dita mencoba menahan Alvin. 'Plakkk.' Sebuah tamparan mendarat di pipi kiri Dita, yang langsung meninggalkan bekas memerah. Ini adalah kali pertama Alvin menampar seorang wanita dalam hidupnya karena tak bisa lagi menahan emosi. "Diem dan tutup mulut lo! Inget, kalo terjadi apa-apa sama hubungan

