Sampai pagi pun Nancye tak bisa tidur. Karena memikirkan suaminya yang sudah tega melontarkan perkataan jelek tentangnya dan tega membentaknya, walaupun yang ia inginkan selalu berada disamping suaminya, tapi Nancye tak punya pilihan lain selain pergi dari mansion demi menjaga bayinya agar tak ikut sedih dengan perlakuan ayahnya. Terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamarnya. "Masuk!" kata Nancye. Maid menghadap. "Nyonya, anda sudah di tunggu untuk sarapan." Nancye mengangguk dan beranjak dari duduknya. Ia menuruni tangga mansion. Walaupun mansions ini tak semewah mansion milik Darren. Sampai di ruang makan Nancye sudah di tunggu oleh keluarga Eddie. *** Flashback ON. Nancye memilih untuk sejenak menghangatkan tubuhnya dengan segelas kopi di cafe yang sudah agak jauh dari mansi

