"Teteh!" tegur Teh Asih, Kakak kedua Arya yang baru saja masuk ruangan perawatan. "Alah, udah lah, semuanya juga tahu, kalau dia itu nikahin Arya karena ngincer uangnya aja. Emang sengaja 'kan, kamu bikin Arya sakit-sakitan?" tuduh Anita. "Astaghfirullah," ucap Laras lirih. Arya semakin terbatuk, tak kuasa membantah ucapan kakak tertuanya. Bahkan, bercak darah kembali menyembur dari mulutnya. Laras dengan sigap membersihkan dengan tisu. Arya terlihat kesakitan saat terbatuk, satu tangan sibuk menutupi mulut dengan tisu, satu tangan lainnya memegangi d**a. "Astaghfirullah, Arya, sakit apa kamu? Kok bisa batuk berdarah gitu?" Teh Asih panik dan menghampiri adik bungsunya. Disusul kemudian ibu dan ayah Arya yang baru tiba di ruangan. "Ini pasti diguna-guna sama si Laras!" tuduh Teh Ani

