Petikan jari dr.Regina kembali menyadarkan Dhana. "Oh, eh, iya, maaf kenapa, dok?" dr.Regina hanya menggeleng dan tersenyum. "Intinya, Bapak harus selalu support istrinya ya, Pak. Jaga kondisi fisik, hati dan mentalnya. Karena imun ibu hamil memang biasanya lebih lemah dari ibu yang nggak hamil. Silakan, Bapak boleh jaga lagi istrinya." "Apa... Laras, eh maksudnya saya, Dania, harus dirawat inap, dok?" Dhana bingung memikirkan nasib Laras. Karena ia yakin, saat Laras siuman pasti akan mencari Arya. "Nanti kita pantau lagi kondisi Ibu Dania, kalau demamnya sudah turun, boleh pulang kok tanpa harus dirawat. Yang penting, Bapak jagain istrinya biar nggak nge-drop lagi." dr.Regina tersenyum ramah. Dhana hanya mengangguk lemah dan berjalan menuju Laras yang masih menutup mata. Ia meliha

