Al masuk ke ruangan Key, setelah Rengga pulang dan Diandra memilih pergi setelah Al tak kunjung menjawab pertanyaannya. Al duduk di dekat Key yang sejak dia duduk, sesekali tangan Key merespon tiap dia bisikkan sesuatu. Tak lama pintu kamar mandi terbuka dan terlihat wajah Diandra dengan mata sembab dan hidung memerah. Seketika d**a Al terasa sakit, ia tahu Diandra menangis. Al bangkit dari duduknya mendekati Di dan meraih tubuh istrinya ke dalam pelukannya. Terdengar isakan tertahan. Kembali d**a Al terasa sakit. "Jangan tinggalkan aku Al, aku mencintaimu," bisik Dindra lirih dengan bahu terguncang hebat. Al melepas pelukannya menangkup wajah yang telah berurai air mata. "Siapa yang akan meninggalkanmu? Lebih besar cintaku Di, dia ... baiklah kita duduk, aku akan ceritakan semuanya

