30

999 Kata

Saga kaget saat menemukan mama Dini yang ada di ruang besuk, ia berpikir Rengga, karena biasanya Rengga yang rajin menjenguknya. Mereka sama-sama mematung, mama Dini melangkah perlahan menuju Saga berdiri. Mata keduanya sama-sama berkaca-kaca, tanpa kata, keduanya saling berpelukan erat. "Mama," bisik Saga lirih, jiwanya terasa hangat saat wanita yang sejak kecil ia panggil mama baru kali ini memeluknya. "Maafkan mama, maafkan mama," ujar mama Dini mengeratkan pelukannya. "Aku berusaha mengerti, mengapa mama membenciku, tapi aku sangat merindukan mama sejak dulu, memelukku seperti ini, saat dingin dan petir datang, aku hanya merindukan mama tidak yang lain," ujar Saga sambil terisak. "Maafkan mama," kalimat yang berulang mama Dini katakan. **** "Aaah lega rasanya mama mau membesuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN