“Ck, mana ujan lagi. Gue berangkat sekolah naik apa dong? Mobil di rumah kan kepakai semuanya,” dumel Denta. “Minta jemput Gasta aja deh.” “Ah! Jangan deh. Pasti dia nggak mau karena mesti bolak balik. Kan jauh!” “Eh, nggak apa lah. Kan gue pacarnya, g****k banget.” “Ih, masa tiba-tiba gue chat dia langsung minta jemput. kalau dia mikirnya, gue anggep dia kang ojek gimana??” “Astaga, gue harus apa? Mending nggak usah sekolah aja deh.” “Ah, kan udah seminggu izin. Masa mau izin terus?” gerutunya. Denta berguling ke kanan dan ke kiri di atas kasur dengan sangat heboh. Dia merengek, merasa malu sekaligus salah tingkah, tidak tau mesti berbuat apa. Di saat semua cewek akan menganggap masalahnya sekarang ini sepele, beda hal-nya dengan Denta. Dia itu masih suka grogi, kalau minta jemput

