Seorang cewek berpipi tembam dan cantik, melangkah keluar dari dalam kamar mandi dengan bagian kepala yang masih terlilit oleh handuk putih. Cewek itu mencibir, menyadari ada sosok Arga yang tengah duduk di atas ranjang kamarnya. Memang, selama di Indonesia, Arga akan menginap di rumahnya. Sebenarnya, ayah Arga memiliki beberapa apartemen di kota ini. Hanya saja, beliau meminta keluarga Denta agar menampung Arga selama di Indonesia. Untuk kedua orang tua Denta, hal itu bukan jadi masalah. Mengingat Arga adalah sahabat kecil Denta dan Sandy. Rumah Arga ada di sebelah rumah Denta yang lama. Hanya saja, rumah itu sudah terjual sejak lama. Cowok tampan itu tampak kelihatan sibuk memperhatikan sebuah foto di atas nakas--foto dirinya dan juga Gasta sewaktu di lapangan basket SMA Dharma Wijaya,

