Suasana taman belakang sekolah yang tenang menyapa penglihatan Zelo, ketika dia muncul dari balik gedung A. Bukan karena hari ini adalah hari libur atau dia berangkat terlalu pagi ke sekolah--tidak, mengingat sekarang jam tangan di pergelangan tangan kirinya sudah menunjukkan pukul dua belas siang. Hanya saja, kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung sekarang. Jadi tidak heran, mengapa taman belakang sekolah yang biasanya selalu ramai, jadi sesepi ini. Zelo berniat membolos. Matematika sudah menguras otaknya sejak tadi, di tambah sekarang Sejarah Indonesia. Ambyar sudah otak Zelo. Jadi, cowok keturunan Jepang itu, langsung ngacir kemari. Berharap tidak ketauan. Pemuda itu terlihat melengos keras, saat mendapati segelintir siswa berseragam acak-acakan, tengah duduk santai dibawah pohon

