Sang Dalang

1036 Kata

Papa membaca dengan serius sebuah berkas di tangannya. Seseorang tiba - tiba mengetuk pintu ruang pribadinya ini. Memastikan Papa telah melihat kehadirannya, selanjutnya orang yang mengetuk pintu tadi langsung masuk. Ia membungkuk sebelum menyerahkan sebuah dokumen dalam amplop warna cokelat pada sang Atasan. "Surat pindahnya sudah dikirim?" tanya Papa sembari menerima berkas itu. Orang itu mengangguk. "Ya, kemarin sudah saya kirim dan saat ini pasti sudah diserahkan pada Nona Arashi." Tercipta sebuah seringai di wajah Papa. Ia terlihat puas dengan pekerjaan bawahan khususnya itu. Lelaki itu kemudian berpamitan dan pergi dari sana, untuk lanjut melaksanakan tugasnya yang lain. Tentang surat pindah itu, memang Papa dalang di balik semuanya. Arashi ... wanita itu ... rupanya ia cukup ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN