71. Berhenti Mengejar

1112 Kata

Lexa berpapasan dengan Airlangga di parkiran kampus. Lexa yang ingin keluar dan Airlangga yang baru datang sepertinya ia ingin bimbingan skripsi. Mereka sudah lama tidak berjumpa dan mereka saling merindukan satu sama lain. Namun, kerinduan itu harus mereka kubur dalam-dalam. Lexa yang seperti orang asing saat mereka saling bertemu, dan Airlangga yang ingin terus berdekatan. Mereka tarik menarik sehingga tidak bisa kembali menyatu. Bohong kalau Lexa bilang ia sudah melupakan Airlangga, nyatanya perasaan itu masih ada, tetapi Lexa tidak ingin lagi menggenggam tangan yang sama, ia ingin melepaskannya dan meraih masa depan. Baginya Airlangga hanya masa lalu yang tidak ingin ia ulang kembali. Airlangga buru-buru turun dari mobilnya dan langsung berlari ke arah pintu, dan ia langsung menutup p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN