52. Serpihan Masa Lalu

1465 Kata

Lexa menatap Rain dengan tatapan tajam. Benar-benar menyebalkan, kenapa pria ini harus muncul di kamarnya? Dan sialnya, Lexa tidak marah ataupun mengusir Rain, karena ia percaya bahwa Rain tidak akan melakukan hal yang buruk pada dirinya, ia sudah mengenal Rain sejak SMP jadi ia percaya bahwa Rain adalah pria yang sangat menghargai perempuan. Namun, tetap saja ia tidak mau rain hadir di sini, ia sudah memiliki kekasih, dan tidak mau jika usaha move onnya kembali gagal hanya karena perlakuan Rain yang manis. Seperti saat ini Rain tersenyum ke arah Lexa dengan senyuman yang menggetarkan hati, seharusnya Rain tidak boleh seperti ini, ia harus segera kembali ke Inggris agar tidak mengganggunya lagi. “Lexa, aku di sini jagain kamu ya, aku juga sebentar lagi kan balik ke Inggris, jadi kita baka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN