Lexa mengajak Lexa untuk bertemu di salah satu kafe untuk membahas tentang orang tua mereka, jujur kabar hubungan Rahma dan ayahnya Airlangga membuat Lexa benar-benar terkejut, di satu sisi ia ingin melihat ibunya bahagia dengan pria yang akan menemaninya sampai akhir hayat, di sisi lain ia juga ingin menjadikan Airlangga miliknya dalam artian yang sah, bukan hanya sekadar hubungan pacaran yang tidak berujung. Lagipula Lexa baru saja patah hati dan sedang belajar untuk move on, ia tidak ingin patah hati untuk kesekian kalinya. Lexa merutuki takdirnya, kenapa ia tidak memiliki kisah cinta yang utuh seperti orang-orang? Ingin rasanya Lexa menjalin hubungan yang normal, tanpa harus merasakan patah hati lagi. Nyatanya Lexa belum diberikan keberuntungan dalam hubungan asmaranya. Sebenarnya buk

