Masalah panyakitnya Nadia tidak bisa dijelaskan hanya via telepon, jadi Rain tidak akan memberi tahu siapa pun terkait penyakitnya Nadia, lebih baik nanti ketika tatap muka baru ia akan menjelaskan sedetail-detailnya, ia takut akan akan terjadi kesalahpahaman kalau hanya dijelaskan via alat komunikasi. “Nanti aku akan ceritain semuanya kalau aku udah pulang,” ujar Rain di seberang sana. Lexa juga tidak bisa mengatakan apa-apa, ia menghargai keputusan Rain, tidak mungkin juga ia terus memaksa. Lebih bai kia mengalihkan topik, daripada terus membahas tentan Nadia. “Oh iya, Rain, kamu ingat enggak waktu itu ayah kamu pernah minta kamu buat datang ke acara pertunangan anaknya?” Entahlah, tiba-tiab Lexa berpikiran untuk menceritakan hal ini kepada Rain. Seharuanya memang wajib tahu tentang ha

