74. Penolong Lexa

1164 Kata

Rahma menatap jam yang menggantung di dinding kamarnya, sudah jam 8 malam tapi Lexa belum juga pulang. Perasaan Rahma sedari tadi tidak enak, apalagi sedari tadi Rahma menghubungi Lexa tetapi ponselnya tidak aktif. Perasaan Rahma semakin tidak enak, firasatnya mengatakan kalau keadaan Lexa saat ini sedang tidak baik-baik saja. Mungkin ini adalah kontak batin antara ibu dan anak. Karena perasaan Rahma semakin kuat, akhirnya ia pun menghubungi Airlangga, ia meminta tolong kepada mantannya Lexa itu untuk mencari putrinya ke tempat les. Ia mau minta tolong Lexis tapi dia lagi ada pekerjaan di luar kota, tidak mungkin juga kalau Rahma pergi mencari sendiri, ia takut Lexa dalam keadaan bahaya dan ia tidak bisa menolongnya. Setelah menerima telepon dari Rahna pun Airlangga langsung bergegas k te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN