The Beautiful but Painful "Alodia pulang sama siapa?" tanya Ashila saat ia dan Alodia beriringan keluar dari kelas. "Sama Atika, Kara, Nina," jawab Alodia sinis. "Lala boleh numpang nggak?" "Nggak." "Rumah kita satu arah kok. Boleh, ya?" "Males." "Lala pengin ngomong sama kamu. Ini pentiiing banget!" kata Ashila dengan tampang serius. Alodia berhenti dan menatap tajam Ashila. "Lo udah kebanyakan ngomong dari tadi. Mau ngomong apa lagi coba?" Suara Alodia yang keras mengundang berpasang-pasang mata melihat ke arah mereka. Alodia mendecak sebal. Bisa nggak, sih, Ashila jangan ngikutin dia terus? Dari tadi kerjanya ngekorin Alodia ke mana-mana. Siapa yang nggak risih digituin terus coba? Sama orang yang dibenci pula. Padahal ini hari pertama ia dan Ashila ketemu lagi setelah kejadian

