Max masuk keruangannya dilihatnya Rara focus pada pekerjaanya , dia sangat serius ada beberapa bagian yang dia refisi sampai dia tidak sadar dengan kehadiri Max. Perlahan dihampirinya Rara yang sedang serius, Max mendekatkan wajahnya pada Rara lalu mengecup pipinya dengan cepat "Daddy bikin kaget saja," Rara memukul lengan Max karena terkejut. "Kau bekerja terlalu keras sayang, sampai aku masukpun kau tidah tahu." Max berdiri sambil menyenderkan dirinya di meja kerja Rara. "Kau yang membuatku menjadi seperti ini, aku hanya mau kerja Praktek tapi kau malah menjadikanku Manager keuangan," katanya kesal. "Sayang, aku melakukan ini agar aku bisa mewariskan perusahaan ini nantinya padamu, karena Papah sudah mulai sering mengomel padaku," Kata Max berjongkok didepannya. "Maksudmu? Aku tidak

