Hari Yang Dinanti.

1109 Kata

Larasaty memasuki sebuah ruangan di mana tempat temannya sudah berkumpul. Dia membawa dua tas besar yang berisi oleh-oleh untuk temannya, dia juga memberikan kepada ibunya Natalie sebuah tas tangan seperti yang lain. Dia tidak membedakan Atau menspesialkan ibunya Natalie dengan yang lain sama-sama diberi hadiah atau oleh-oleh yang tidak berbeda. "Aku pikir kau tidak akan kembali,"kata salah satu teman Laras menggodanya, karena lama Laras tidak kembali dari luar negeri. "Rencananya juga aku belum akan pulang. Tapi anakku satu-satunya memintaku pulang, karena dia sepertinya sudah tidak sabar ingin melakukan pesta pernikahan secepatnya. Makanya akhirnya aku pulang," kata Laras sambil tersenyum sumringah. Ibunya Natalie tiba-tiba berubah wajahnya menjadi bahagia, walaupun tadinya dia agak k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN