“Gafinnnnn…” Kaki mina seakan tidak dapat dihentikan, gafin membalikkan tubuhnya dan terkejut melihat mina yang berlari sekuat tenaga dan memeluknya. Gafin tidak bisa menahan berat tubuh mina dan membuat mereka berdua terjatuh kedalam danau. “Apa yang kau lakukan mina?” gafin menarik mina kedalam pelukannya. “Maaf.. aku.. tidak..bisa… berenang…” mina terlihat panik didalam pelukan gafin “Jika kamu tidak bisa berenang, kenapa kamu membuat kita berdua berenang didanau ini?” gafin terkekeh melihat wajah mina yang merona merah. “Tenang saja.. aku adalah perenang yang handal jadi tolong berhenti bergerak-gerak atau kita berdua akan mati tenggelam didanau ini” mina menaikkan kedua alisnya, ‘jika gafin tidak bisa berenang dan dia tidak bisa berenang mungkin mereka berdua tidak akan bertahan d

