Bab 62

1892 Kata

Pagi-pagi sekali Avan sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit, tempat Anne dulu melahirkan. Untuk mencari tahu di mana tempat tinggalnya dan Ardan. Tidak seperti biasanya, Avan kali ini harus bergerak begitu lambat dan hati-hati. Takut Riyanti terbangun dan mencegahnya untuk pergi. Ibu satu anak itu bukannya ingin melarang Avan pergi ke rumah sakit. Hanya saja ia belum mau ditinggal karena masih betah di dalam pelukan suaminya itu. Bahkan untuk pergi, Avan tidak membangunkan Riyanti dan hanya meninggalkan pesan lewat secarik kertas yang ditinggalkan di atas nakas. Serta meminta salah satu asisten asisten rumah tangga untuk berjaga-jaga jika nanti Azio terbangun. Barulah Avan berangkat menuju ke rumah sakit untuk mencari tahu keberadaan Anne. Cukup sulit bagi Avan untuk mencari di m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN