Bab 34

1976 Kata

Disaat semua orang tengah terlelap dalam tidurnya, Riyanti malah bangun dan memperhatikan Avan yang tampak tidur dengan nyenyak. Kedua sudut bibir Riyanti terangkat. Mengingat bagaimana perdebatan mereka berakhir dengan percintaan yang begitu panas karena telah mengakui perasaan masing-masing. "Aku tidak menyangka kepada dirimulah cintaku berlabuh," gumam Riyanti sangat pelan. Jari telunjuknya mengusap bibir Avan secara lembut supaya suaminya itu bangun dan ia bisa berpamitan untuk turun dan bertemu dengan Anne. Keberadaan Niko di rumah tersebut membuatnya takut berkeliaran sendirian di malam hari. Riyanti takut Wiwit dan Niko malah menjebaknya sehingga mendatangkan petaka besar di dalam rumah tangganya. Dan tentu saja ia menghindari hal tersebut karena tidak ingin kebersamaannya denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN