Bab 27

1471 Kata

Avan yang masih diacuhkan oleh Riyanti tampak semakin buruk saja. Rasa rindunya ingin memeluk dan berbaikan seperti dulu mencuat sehingga menyesakkan dadanya. Satu Minggu sudah berlalu semenjak kejadian Riyanti mendesak Avan untuk bercerita. Satu Minggu pula ia harus menahan cemburu karena Niko yang ikut tinggal di sana, dengan memberikan pelayanan gratis untuk Wiwit. Hanya saja, saat mendapatkan panggilan untuk melayani wanita lain, Niko akan pergi di malam hari dan pulang di pagi hari. Begitu seterusnya. Dan pagi ini, Avan akan dihadapkan pada keputusan yang sulit. Mau atau tidak, ia harus memilih antara jujur kepada Riyanti atau menikah dengan Anne. Sedari tadi Avan berdiri di depan cermin lemari. Di sana ia menatap lekat pada ranjang yang biasa di tempati bersama Riyanti. Tempa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN