Daripada mengurus Niko, Avan lebih memilih untuk masuk ke kamar dan memeriksa di mana keberadaan Riyanti. Jantungnya berdegup kencang karena tidak menemukan Riyanti di kamar mereka. Itu artinya istrinya itu ada di kamar sebelah, tempat Niko keluar tadi. Dengan langkah besar Avan beralih ke kamar sebelah untuk bertemu dengan Riyanti dan menanyakan ada urusan apa Niko dengannya. Sampai-sampai harus bertemu di dalam kamar, padahal banyak ruangan lainnya. Untuk sementara waktu ternyata Avan harus bersabar, sebab Riyanti mengunci pintu kamar tersebut. Sehingga ia harus mengetuk pintu dan menunggu Riyanti untuk membukanya. Hampir lima belas menit akhirnya pintu kamar terbuka. "Van …" ucapan Riyanti langsung terhenti karena Avan langsung masuk dan memeriksa kamar tersebut. Tidak ada yang ber

