Sepi

1410 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul lima subuh. Amel yang terlelap di atas ranjangnya, kini mulai terjaga. Wanita itu terlihat cukup bingung, sebab ia masih mengenakan pakaian pesta yang ia pakai ketika mengikuti pesta penutupan acara pelatihan semalam. Lampu utama kamar itu juga masih menyala dengan terang benderang. Kenapa aku tertidur dalam keadaan seperti ini? Amel membatin. Wanita itu mencoba mengingat kembali kejadian apa yang sudah ia alami semalam sehinga bisa terlelap begitu saja dalam keadaan yang seharusnya memang belum siap. Semalam aku tengah mengikuti acara. Lalu seorang pramu saji menawarkan aku dan pak Deni minuman. Aku meminum minumanku sementara pak Deni meminum minumannya. Tidak lama, aku merasa pusing dan mengantuk. Ya, aku ingat. Aku pusing dan mengantuk, lalu pak Deni me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN