"Raffi! Kau tidak bisa bilang begitu. Dia adalah buah hatimu. Aku sudah melakukan cek DNA berkali-kali!" "Hahaha!" Lagi Raffi terkekeh dan melirik padanya. "Kau pikir aku peduli dengan tes DNA yang kau lakukan? Mengatasnamakan diriku dan mengatakan dengan tes DNA itu aku harus percaya itu anakku atau bukan? Kau pikir aku mau mengakuinya dan kau pikir aku akan menyayanginya dengan melihat matanya yang berharap aku memeluknya? Tidak akan! Meski darahnya sama denganku, tidak akan!" Raffi lalu menggelengkan kepalanya lagi dan memang dia sangat dingin sekali. Dari lahir dia tidak pernah memegang Mutiara. Dia tidak pernah menyentuhnya dan dia tidak pernah mau duduk dalam satu meja makan dengan anak itu. Tak pernah mempedulikan senyumnya. Tak pernah mau melihat apabila Mia menggendong mendek

