'Duuuh, selamet!' Sebenarnya Rusli itu bukan orang yang jahat dan Mutia tahu kalau pria itu sangat tulus padanya. Semua yang dilakukan oleh Rusli hanya untuk melindunginya. Tapi tetap keluar dari mobil itu membuat dirinya merasa lebih nyaman. 'Maaf Kak Rusli. Untuk sekarang mungkin hanya sebagai seorang kakak saja yang bisa kurasakan untukmu, mudah-mudahan aku bisa memperbaiki perasaanku dan membuka hatiku untukmu suatu saat nanti. Karena aku yakin sebenarnya hidup denganmu itu akan membuatku lebih mudah.' Mutia tak nyaman bukan karena dia membenci Rusli. Tapi karena rasa bersalahnya karena dia tidak bisa memberikan apa yang diinginkan oleh pria itu. Dan sekarang Mutia berusaha menepis semua perasaannya dan mencoba tersenyum karena ini bukan waktunya dia bermain perasaan! "Hai Jojo!

