Bab 44

1719 Kata

Rere menemui Ryan yang sedang berada di ruang ICU, untuk menemani Melisa selama gadis itu di rawat. Karena sang ibu juga sedang menjalani perawatan. Pasca dikurung oleh sang ayah, di gudang yang terdapat di rumah mereka yang lama. Sedangkan Marcel, kini ia juga dirawat secara intensif. Namun, begitu pria itu sembuh, ia harus ditahan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tentu saja dengan keringanan dari Adara, sebagai anak dari korban. Tidak lama. Hanya dua tahun saja. Tangan Rere yang sudah terangkat untuk membuka pintu ruangan ICU, menggantung di udara. Karena mendengar perkataan Ryan kepada Melisa. Walaupun gadis tersebut masih menutup kedua matanya. "Sampai kapan kamu seperti ini, Sa. Ayo bangun. Kamu pasti bisa melewati ini semua. Kamu tahu, hatiku begitu sakit melihatmu sepe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN