Bab 91

1349 Kata

"Ternyata bukan dia," ucap Adnan. Seraya meletakkan ponselnya di atas nakas. Setelah menyelesaikan panggilannya dengan Marcel. Pria itu meminta tolong agar ia mau menolongnya untuk bertemu dengan Jesi. Sebelum besok pagi tentunya. Karena Marcel harus kembali ke tahanan. Tentu saja Adnan menyanggupinya. Dengan senang hati ia akan mempertemukan Marcel dengan Jesi. "Bukan dia?" Adara yang sedang duduk setengah berbaring, menyahut. "Iya, Sayang. Bukan Jesi yang melakukannya. Dan dia juga yang menolong Rere. Jadi … aku pamit sebentar, ya. Untuk mempertemukan Jesi dan Marcel. Agar kesalahpahaman ini segera bisa diluruskan. Kamu tahu sendiri bukan, bagaimana liciknya Jesi. Aku takut dia memiliki rencana buruk untuk Marcel," terang Adnan. Kini ia duduk bersisian dengan sang istri. "Aku ikut,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN