Bab 23

1109 Kata

Pagi ini, hujan deras masih turun membasahi bumi. Membuat hawa menjadi cukup dingin, dibandingkan dengan hari biasanya. Namun, itu semua tidak berlaku untuk sepasang suami-istri yang sedang bergulat panas di bawah selimut yang menutupi tubuh polos mereka berdua. Buliran keringat bahkan membasahi tubuh Adara dan Adnan, saat mereka berdua hampir mencapai pelepasan masing-masing. "Langsung mandi, atau istirahat dulu sejenak?" serak Adnan, yang masih berada di atas tubuh istrinya. Dengan kedua siku menahan bobot tubuhnya, agar tidak menyakiti sang istri. "Sepertinya aku ingin istirahat sejenak," ucap Adara. Jari-jari lentik wanita itu menghapus keringat yang menghiasi punggung suaminya. "Kalau begitu, sekarang kamu istirahat!" Adnan mencium bibir istrinya sekilas. Namun, sebelum pria itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN