CHAPTER TIGAENAM

3835 Kata

Tak ada pilihan bagi Alvino selain menuruti keinginan Nesya. Jadi begitu selesai makan masakan ibu Alvino, mereka langsung melesat pergi menuju rumah Nesya. Nesya sudah tak sabar untuk menemui orang tuanya karena seperti Alvino yang tidak mengabari ibunya kedatangan mereka, Nesya pun melakukan hal yang sama. Dengan alasan yang sama pula yaitu ingin memberikan kejutan.  Begitu memarkirkan motornya di depan gerbang rumah Nesya, jantung Alvino semakin berdetak cepat. Dia pandangi rumah yang sudah tak asing itu karena dulu dia sering datang ke sini jika mengantar Nesya pulang sekolah, tapi tak pernah sekalipun dia mampir untuk menemui orang tua Nesya. Mungkin saat itu Alvino pernah masuk ke dalam rumah tapi dalam kondisi orang tua Nesya sedang pergi ke Bali.  “Kok bengong? Ayo, masuk!” Ajak

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN