Selamat membaca dan semoga suka ___ Angin berhembus menerpa wajah wanita yang duduk diatas atap gedung sebuah bangunan pencakar langit melihat kebawah dimana banyak sekali bangunan lain juga jalan jalan yang dipenuhi kendaraan. Kakinya ditekuk sebelah tangannya menyentuh salah satu lutut yang tertekuk tadi dengan kepalanya ikut menopang diatasnya. Matanya berkedip kedip sampai suara lelaki mengalihkan perhatiannya dari pemandangan malam dari tempatnya duduk. “Aku sudah mencarimu dari tadi” Ucap Rehan lalu duduk duduk didekat Hailey. Hailey langsung menyandarkan kepalanya dilengan Rehan lesu tanpa tenaga. “Kamu kenapa lagi?” Tanya Rehan sembari menatap Hailey kemudian mengusap rambut wanita itu. Hailey tak menjawab hatinya terlalu sakit ketika membayangkan Elias tela

