Elias terlonjak dari tidurnya, nafasnya cengap cengap seperti ikan yang diangkat dari dalam air, matanya menjelajah ketempat ia berada saat ini. Keningnya mengerut karena tak mengenal tempat asing ini. Tangannya menyentuh bagian dadanya, semalam ia teringat jika dadanya terasa begitu sesak bahkan untuk bernafas saja sangat susah. Tapi saat ini ia sedang dirumah siapa?. Pintu terbuka dimana seorang wanita yang tak Elias kenal masuk melalui pintu itu dan bersandar dipintu yang sudah ditutup menatap Elias yang tengah duduk dan menatap wanita itu juga dengan wajah sama sekali tidak terkejut. “Siapa kau dan tempat apa ini?” tanya Elias. Wanita itu berjalan menghampiri lalu berdiri dengan jarak dua meter dari Elias “Apa sudah siap untuk menganghiri hidupmu karena aku adalah

