Yeeyyy update terooosss ____ Hailey benar-benar bingung sekarang dirinya sekarang hanya duduk menopangkan sebelah wajah diatas tangan, melamun yang tak benar-benar melamun hanya teringat kalimat terakhir Lesy tadi “Untuk sebuah kebahagiaan bukankah itu butuh pengorbanan?” Kalimat itu terngiang dikepalanya sampai saat ini. “Hei apa yang kau pikirkan” Tegur Rehan. Hailey menoleh “Kau tau aku disini?” tanya Hailey. Rehan duduk ditepi meja “Jika bukan disini dimana lagi bukankah kau dan Elias tak bisa pergi berjauhan satu sama lain dengan waktu yang lama” Jawab Rehan. Hailey mendesah pelan “Rey, apa aku harus merebut ramuan aneh itu dengan tanganku sendiri, dalam artian aku harus berhadapan langsung dengan Radh?” Tanya Hailey meminta pendapat. “Aku tidak bisa membantu banyak tapi aku sar

