Jam yang menggantung didinding kini menunjukan pukul delapan pagi dan hailey tak bisa berhenti memikirkan kemungkinan yang bisa terjadi diantara dia dan Elias. Dengan mengigit salah satu jari kukunya hailey berjalan mundar mandir sampai dering ponsel membuat gerakan absurdnya itu berhenti. “Ya ini aku ada apa?” tanya Hailey langsung saat melihat salah satu nomor asing menanyakan tentang dirinya. “Akhirnya aku bisa menghubungi kau lagi hailey” jawab suara yang Hailey kenal milik dari seorang pria bernama Dylan. “Berhenti menghubungiku! Sampai mati pun aku tidak akan kembali menjadi salah satu agen ditempatmu bekerja. Bye!” Hailey langsung mematikan telefon dari Dylan. Namun beberapa detik kemudian ponsel yang masih sementara ia pegang berdering lagi “Sudah aku katakan jik

