Secret number saat ini sedang berada di sebuah kafe dimana mereka bertemu dengan idol besar.
Kafe itu adalah kafe favorit mereka mulai detik itu.
Dita terus tertawa mendengar lelucon dari Jinny, ya Jinny mencoba perlahan untuk melupakan taeyong. Tapi dia sudah tak habis pikir lagi oleh taeyong, kenapa dia begitu tega mengatakan hal yang menyakitkan seperti kemarin.
"Oh ya eonni, pas kita masih tarine.. aku melihatmu dengan seram.. kau tampak menakutkan, karena dandanan dan karisma mu keluar.." ujar denise pada Jinny.
"Ahh Ani.. jangan bahas itu lagi, aku malu dami ah" ujar Jinny yang kini mukanya sudah memerah.
"Haha kau sangat lucu sekali Jinny, pipi mu memerah" goda Dita membuat jinny semakin malu.
"Ah jebal.. hentikan itu.. aishh" ujar Jinny yang menutupi wajahnya.
Ceklek
Pintu kafetaria terbuka dan beberapa pelayan mendatangi meja Secret number agar mereka pergi.
"Permisi, bisakah kalian pergi sekarang, kafe kami telah di pesan seseorang sepenuhnya" kata pelayang itu membuat Jinny memutar bola matanya malas.
"Pasti ada BTS ya" gumam Denise dengan wajah yang senang.
"Ah ne.. kami akan pergi" kata Dita lalu mereka akan berdiri namun sebuah suara menginterupsi.
"Ani, kalian teruskan saja makannya" kata seseorang. Ke lima yeoja itu melihat ke arah 7 namja yang kini sedang tersenyum ke arah mereka.
"Ah ne Sunbae" ujar Lea membuat namjoon terkekeh.
Namjoon pun tersenyum dan membawa para member lainnya untuk duduk.
Member secret number kembali duduk di tempatnya dan mulai kembali berbincang dengan agak canggung.
Dita mengambil handphone nya yang berdering lalu mengangkatnya dan permisi untuk ke toilet.
Jin yang melihat itu pun tergerak untuk mengikuti Dita lalu dia meminta ijin untuk ke toilet juga.
"Hallo"-dita
"Hallo Dita-ssi" ujar jaehyun, ya yang menelponnya adalah jaehyun.
"Ne jaehyun Sunbae, ada apa?" Kata Dita dengan ramah. Jin yang menguping pun kaget akan siapa yang menelpon Dita.
"Bisakah kita bertemu?" Tanya jaehyun membuat jin geram. Entah kenapa dia geram saat ini.
"A.. emm bagaimana ya Sunbae.." perkataan Dita terpotong oleh jaehyun.
"Panggil saja oppa" kata jaehyun membuat Dita meneguk ludahnya kasar.
"Ah ne.. emm maaf jaehyun op-oppa aku sedang berada di luar hari ini dengan para member.. aku agak tak enak" kata Dita dengan tawa canggung.
"Oh begitu, baiklah kalau begitu, lain kali aku akan mengajak mu jalan, Bayy"
"Emm y-ya"
Tut Tut
Dita menghembuskan nafas nya lega.
"Aish kenapa jaehyun oppa sepertinya ingin dekat dengan ku.. aishh mungkin hanya perasaan mu saja dita-ya" kata Dita lalu keluar dari kamar mandi.
"Yakk oppa" kaget Dita karena dia menemukan seokjin di depan pintu dan sedang menempelkan telinganya.
Jin terlihat gugup karena ketahuan menguping oleh Dita.
"A.. ini.. toilet perempuan rupanya, mian aku salah tempat hehe" kata jin lalu pergi begitu saja membuat kening Dita berkerut bingung.
"Aneh" gumamnya.
Sedangkan jin kembali ke tempatnya dengan nafas yang terengah.
"Yak Hyung kau kenapa eoh, apa kau bertemu dengan hantu?" Ujar taehyung membuat jin menatapnya dengan berdecak.
"Tak apa.. hanya saja tadi aku bertemu dengan.." ucap jin menggantung.
"Apa Hyung" kata Jungkook penasaran.
"Kucing" jawab seokjin dengan acuh membuat semuanya berdecak.
Dita pun kembali duduk di tempatnya dengan seokjin yang sesekali meliriknya.
Sedangkan, ada pasang mata yang sedang melihat seorang yeoja yang kini sedang bercanda ria dengan temannya.
Dia adalah min yonggi, matanya terus memperhatikan Jinny tanpa berkedip dan tanpa diketahui oleh yang lain.
Jinny lama kelamaan seperti ada yang sedang memperhatikan nya. Dia pun mencari cari dan Suga langsung mengalihkan pandangannya sebelum Jinny mengetahuinya.
Jinny mempoutkan bibirnya lucu membuat Suga tersenyum tipis.
"Ya eonni Kajja kita pulang, aku sudah kenyang" kata soodam dengan tersenyum.
"Sebentar soodam-ah, aku belum selesai makan" celetuk Dita dan diangguki oleh Denise membuat soodam mencebikkan bibirnya kesal.
"Eonni, apa kau tadi sehabis dari toilet?" Tanya Jinny pada Dita.
"Ne, ada apa?"
"Aniyo.. aku hanya bertanya" kata Jinny.
"Ya kau ini menanyakan hal yang tak penting" celetuk Denise.
"Biarlah, terserah aku lah" balas Jinny.
"Ya kalian ini ribut terus, ayo lanjutkan" timpal soodam membuat Dita dan Lea terkekeh.
"Ekhem" deheman seseorang membuat mereka berhenti tertawa.
"Ah jin Sunbae, namjoon Sunbae..ada apa" ujar denise.
"Ani.. kita.. hanya ingin.. "perkataan jin terpotong.
"INGIN PDKT NUNA" teriak Jungkook membuat jin dan namjoon menatapnya tajam dan yang di tatap malah menjulurkan lidahnya.
"Ani jangan dengarkan anak itu, kita hanya ingin meminjam.. emm.. pulpen.. apa ada?" Kata jin membuat para member secret number tertawa kecil.
"Oppa, seharusnya kau pinjam saja ke pelayan kafe" kata Dita terkekeh. Dan orang-orang yang mendengar perkataan Dita kaget. Pasalnya dia memanggil jin dengan sebutan 'oppa'.
"Mwooo" ujar ketiga maknae line BTS.
Dita membeku di tempatnya sedangkan jin terkekeh melihat tingkah lucu Dita.
"Ahh.. mian, aku salah panggil tadi" elak Dita dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Tak apa, jangan hiraukan mereka. Kalau begitu kita kembali ke meja" kata jin dan para member secret number hanya mengangguk.
Namjoon menatap Lea sejenak dengan tersenyum dan di balas senyum juga oleh lea.
"Ekhem.." dehem soodam yang melihat mereka berdua saling tatap.
Drrtt drrtt drrtt
"Ah ada telpon, aku permisi sebentar" ujar soodam lalu dia sedikit menjauh dari ke empat temannya.
"Pasti Lucas, ah mereka memang sangat serasi bukan" ujar Lea.
"Ne benar, aku iri pada mereka" kata Jinny dengan tertawa sumbang membuat ketiga member lainnya melihatnya iba.
"Ah ayo kita main truth or dare" usul Denise dan mereka Mengangguk antusias.
"Ayo"
"Ah kita pakai saja sumpit ini" kata Dita.
"Ah Kajja kita main" kata Lea tak sabaran.
Jin, namjoon dan suga melihat ke arah mereka yang sedang bermain truth or dare.
"Kita kesana yuk?" Ajak jin pada namjoon.
"Aniyoo aku tak mau, malu mu dimana Hyung" ujar namjoon.
"Aishh, aku sedang berusaha mendekati Dita.. ayolah" kata jin membuat mereka melotot tak percaya.
"Hyung kau.." kata j hope menunjuk jin.
"Ya sudah.. ayo Kajja" kata j hope merangkul jin dan berjalan menuju meja secret number dan namjoon mengajak Suga dan mengikuti mereka.
Jimin, taehyung dan Jungkook hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat para Hyung nya.
"Mereka seperti anak kecil ketika jatuh cinta" kata Jungkook.
Jimin melihat soodam yang menyendiri sembari terus bertelponan dengan seseorang.
"Dia sedang menelpon siapa?" Tanya jin menunjuk soodam.
"Kau menanyakan padaku, ya tentu aku tak tau. Dasar pabbo" kata taehyung membuat Jungkook terkekeh.
Di sisi lain..
"Bolehkah kami bergabung" ujar jin membuat ke empat yeoja itu menatap ke empat namja yang berdiri.
"E.. ah iya silahkan Sunbae" kata Denise dengan canggung.
Mereka berempat pun duduk semeja dengan secret number.
"Kalian sedang bermain apa?" Tanya j hope.
"Kami.. kami sedang bermain truth or dare Sunbae" kata Dita.
"Ah panggil saja oppa arraso, supaya lebih akrab" ujar j hope yang memulai start dan mendapat tatapan tajam dari jin.
"Bolehkah kami ikutan" kata namjoon.
Empat yeoja itu saling memandang lalu mengangguk.
"Oh ya teman kalian yang satu lagi kemana" ujar jin dan Dita menunjuk soodam yang sedang asik mengobrol.
Jin hanya ber oh ria.
"Baiklah, ayo kita mulai" Kata Lea.
Sumpit di putar oleh Denise. Dan dia berhenti menunjuk..
"J hope oppa" ujar Denise.
"Aishh kenapa aku yang pertama huh" gerutu j hope membuat mereka terkekeh.
"Biar aku yang memberinya tantangan" kata namjoon.
"Ya! Jangan yang aneh-aneh" kata j hope lagi-lagi membuat terkekeh.
"Truth or dare" kata namjoon.
"Truth" kata j hope.
"Astaga, harusnya kau pilih dare.. dasar namja lembek" ejek jin.
"Shut, oppa tak boleh bicara seperti itu" tegur Dita pada jin membuat jin menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Kenapa memangnya huh, yang penting aku menerima tantangannya" kata j hope.
"Ya ya.. sekarang aku akan bertanya" kata namjoon sambil berpikir dengan memegang dagunya.
"Aish lama sekali kau.. aku jadi curiga" kata j hope.
"Mmm, oke.. pertanyaannya, siapa member yang paling kamu benci" kata Namjoon.
"Astaaga, aku kira akan susah.. jawabannya simple.." kata j hope menggantung.
"Aku tak suka pada maknae line kita..karena mereka sering menjailiku" bisik j hope.
"Ya yaaa!! Jungkook, jiminie, taehyung-ah.. j hope katanya tak menyukai kalian.. aish sungguh keterlaluan" ujar jin dengan lantang membuat j hope membelelakan matanya.
"Aishh jinjja.. kau" geram j hope pada jin dan jin hanya terkekeh. Si maknae line pun menghampiri para Hyung nya. Sedangkan ke empat anggota Secret banner hanya bisa terkekeh melihatnya.
"Yak! Hyung kau sungguh tega" kata Jungkook dan diangguki oleh jimin dan taehyung.
"Ya benar, kau sungguh terlalu" timpal taehyung dengan wajah sedih yang dibuat-buat.
Semua orang dibuat terkekeh oleh ketiga maknae line BTS itu. Tapi mata Jimin melihat seorang perempuan yang masih asik mengobrol dengan seseorang.
Memangnya siapa sih yang menelponnya.. batin Jimin.