030

1420 Kata

"Tadi Kak Sasya kesini Yah,"  "Dia ngapain Bunda? Ada yang sakit? Mana Ayah liat, " Keenan yang baru saja pulang dari ujian terakhir nya berseru khawatir. Kenapa wanita ular itu datang ke apartemen miliknya.  " Nggak Ayah. Kak Sasya cuma mau minta maaf sama Bunda, " " Nggak usah percaya. Paling cuma pura-pura, "-kata Keenan asal " Ayah, nggak boleh gitu. Dia bener-bener minta maaf kok, tadi Kak Sasya sampek sujud di kaki Bunda, " Keenan menghela napasnya.  " Terus Bunda maafin dia?, " Keina mengangguk membuat Keenan makin kesal.  " Bunda gimana sih. Kalo dia macem-macem sama Bunda gimana, kalo dia nyakitin Bunda lagi gimana. Ayah nggak mau anak-anak nanti kenapa-kenapa tau nggak!, " Keina tercengang saat Keenan membentaknya. Ini pertama kalinya lelaki itu berbicara  keras padanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN