037

924 Kata

"Oy anak piyik ngapain?," - kata Keenan memandang kedua anaknya yang sedang tumpak tumpakan.  "Bun bun anak kamu tuh, "-tunjuk Keenan membuat Keina yang sedang membuatkan Keenan kopi mendekat.  " Eh kalian ngapain? Bang awas adeknya sakit entar, "-kata Keina melihat posisi snag anak.  " Lampu Bun, "-kata Kenzie langsung mematikan lampu ruang keluarga membuat Keenan dan Keina melongo.  " Anak kamu pintar banget Yang, "-kata Keenan tak habis pikir.  " Bunda juga baru tau Yah, "-timpal Keina melihat adegan barusan.  " Eh eh ngapain?, "-kata Keina melihat kedua anaknya menarik narik daster yang ia kenakan.  Lampu ruang keluarga memang sudah dimatikan, namun  ada lampu lampu hiasan didinding yang Keenan tempel membuat tetap terlihat walau remang remang.  " Mimik Bun, " " Bobo!, " Kein

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN