026

1703 Kata

" Eughh, " Keina melenguh saat ia terbangun dan mendapati tangan kekar membebani perutnya.  " Nan, udah malam, "-ucap Kei shock lalu menepuk-nepuk tangan Keenan yang ada di perutnya.  Keenan mengerjapkan matanya pelan. Mengumpulkan kesadaran yang tersebar entah kemana saat ia tinggal tidur.  " Bangun! Ini udah malam tau!, "-ucap Kei sedikit meninggikan suaranya.  Kei lalu akan bangkit dan langsung terhenti kala mengingat sesuatu.  " Kenapa?, " Keina langsung melihat kedalam selimut yang menutupi tubuhnya. Lalu teringat kejadian sebelum ia tertidur pulas. " Kenapa?, "-ulang Keenan pada Keina yang tak jadi bangun malah kembali tiduran.  Wajah Kei tiba-tiba merona. Keenan yang bingung langsung melihat kedalam selimut juga dan terkekeh.  " Kenapa? Malu?, " Keina menutupi kepalanya k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN