Jeratan yang Makin Dalam

1025 Kata

Pagi itu, kantor terasa lebih sunyi dari biasanya. Gita berusaha menenangkan dirinya, menatap layar komputer di depannya, tetapi pikirannya terus berputar tentang peristiwa malam sebelumnya. Sentuhan Jhonathan masih terasa di kulitnya, seolah-olah dia belum bisa sepenuhnya melepaskan diri dari cengkeramannya. Napasnya berat setiap kali dia mengingat kata-kata Jhonathan yang menggema di telinganya: “Kau milikku sekarang dan selamanya.” Ia ingin meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu tidak benar, bahwa Jhonathan hanyalah pria yang manipulatif dan licik, mencoba mengendalikan hidupnya dengan menggunakan kelemahan dan perasaannya. Namun, setiap kali dia mencoba, perasaan itu selalu kembali—seperti api yang membakar dalam diam. Belum genap satu jam sejak ia duduk di meja kerjanya, Jhonathan sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN