Bab 38

1081 Kata

"Aku nggak akan ngomong apa-apa karena aku memang nggak ada rahasia yang perlu aku bagikan dengan orang lain." Jawaban tak terduga dari suaminya membuat Laura terdiam seketika. William kemudian berdiri, tanpa mengatakan sepatah katapun meninggalkan istrinya yang masih duduk mematung di tempat. 'Duh, gagal deh.' batinnya kesal. Matanya melirik sinis punggung suaminya yang semakin menjauh. 'Tapi Mas William kelihatan mencurigakan.' Menjelang tengah malam, ketika jam sudah menunjukkan pukul sebelas, Laura membuka matanya perlahan. Suaminya sudah tertidur pulas di sebelahnya. Ia menatap punggung William yang membelakanginya, memastikan napasnya teratur dan dalam. Setelah yakin aman, ia bangkit hati-hati dari ranjang. Langkahnya ringan, hampir tanpa suara, saat berjalan menuju lemari. Setia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN