22

1383 Kata

Dahi Dea mengernyit kuat. Sikap suaminya di luar nalar membuatnya terperangah. Biasanya Aiden akan bersikap kasar padanya, kenapa menjadi seperti ini? Itu membuat Dea berpikiran negative pada suaminya. “Jangan diam saja, ayo sini,” pinta Aiden lagi. Kali ini nampak senyum terpaksa di bibirnya. Kedua bola matanya berkali-kali melirik pintu. "Ku mohon...!!! Mr.Wijaya sedang memantau kita di sana,” bisik lelaki itu pelan sembari melirik pintu yang terbuka sedikit.. “Ayo Sayang, jangan merajuk seperti itu.” Aiden menimpali bisikannya dengan suara lantang agar mertuanya tidak tau. Bisikan itu membuat Dea langsung mengerti. "Jangan menoleh!" larang Aiden dengan berbisik ketika wanita itu bersiap melihat keadaan sekitar. Dea pun langsung mengurungkan niatannya. Wijaya dan Lusi nampak resah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN