(Part of Aini) Mata Aini melotot. "Oh! Shen Mujin kampret!" Pekik Aini dengan menggunakan bahasa Indonesia. "Kembalikan Alquranku!" Aini berusaha meraih Alquran yang dipegang oleh Shen Mujin. "Kamu beli di mana buku ini?" tanya Shen Mujin penasaran. Dia mengabaikan Aini yang berusaha meraih kembali Al-Qur'an. Aini mengambil kembali Al-Qur'an miliknya. "Mau bicara apa? Kamu sungguh mengganggu, ini jam dua belas malam," dengkus Aini. "Aku lelah," sambung Aini. "Besok aku akan kembali ke Beijing, kamu akan di sini hingga batas yang telah ditentukan," ujar Shen Mujin. "Kembali saja ke Beijing, aku tidak ada urusan yang berarti denganmu," tukas Aini, dia sudah sangat mengantuk, namun pria menyebalkan itu mengajaknya untuk bicara. "Selama aku tidak ada, semua kebutuhanmu akan ditanggun

