"Percayalah. Semua akan indah pada waktu dan rencana-Nya. Kuncinya hanyalah sabar agar apa yang tertuai sesuai harapan." -Zeeherazade- ~~~ "KAK AFRAAAAAAN!" Mata gadis itu terbelalak. Nafasnya terengah-rengah, peluh membanjiri pelipisnya, air mata menggenang membasahi seluruh wajah. Netranya menyapu seluruh ruangan. Ia tersadar sesuatu. Bajunya? Bajunya tidak ada yang berserakan. Matanya kemudian beralih ke nakas samping ranjang. Sayangnya tidak ada kunci mobil suaminya di sana. Hatinya bergemuruh. Saat ingin beranjak memastikan, ia terhalang selang infus yang menancap di tangannya. Terperanjat. Ia tidak tahu. Tidak tahu kenapa hingga ia bisa memakai infus seperti ini. Pikirannya kosong, yang ada hanyalah atensi mencari tahu keberadaan Afran, dan tanpa pikir panjang ia cabut paksa inf

