87. Teripang

1538 Kata

Jimin meletakkan secangkir s**u di dekat Naira yang sedang berkutat dengan semua file di depannya. Kemudian beralih memijat bahu wanita itu dengan lembut.  "Terima kasih," ucap Naira. "Apa kau tak merindukan pekerjaanmu?" Naira menoleh pada lelaki yang kini turut memerhatikan data yang dipegang istrinya. Sesaat ia melirik sang istri lalu tersenyum hangat.  "Melindungi kalian adalah pekerjaan utamaku sekarang. Lagipula, perusahaan sudah diambil alih oleh Elle. Aku hanya pria miskin yang tak punya apa-apa, jadi mengambil pekerjaan sebagai bodyguard." "Bodyguard yang meniduri majikannya. Jangan lupakan itu." Naira meletakkan pulpen, lalu meneguk s**u khusus ibu menyusui yang dibuatkan Jimin. Sementara pria itu terkekeh pelan.  "Kau juga yang mau, 'kan? Kau merindukan benda itu. Benda isti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN