77. Di Rumah Elle

1511 Kata

Titik hujan menyapa jendela. Naira terpaku menatap bagaimana mereka mengetuk jendela kaca meminta izin untuk masuk ke kamarnya yang tertutup. Seminggu telah berlalu. Elle tak memberinya kabar apa pun tentang gugatan cerai yang ditangani sahabat pengacaranya. Masih tetap pertanyaan demi pertanyaan masih menggantung samar dalam pikirannya. Sementara ia butuh kepastian tentang statusnya. Ketukan pintu terdengar. Membuarnya menoleh lalu melangkah ragu. Naira pun memutar handel dan tersenyum pada sosok wanita di depan sana. "Ibu, selamat sore." Wanita paruh baya di depannya memasang senyum manis. "Sore, Nak. Apa ibu mengganggu istirahat siangmu?" "Tidak Ibu, tentu saja tidak. Aku sudah bangun sejak tadi, dan berpikir bagaimana cara melewati hari jika hujan lebat mengguyur Spanyol sore ini.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN