CHAPTER 32 : Flowers On The Bed

1790 Kata

“Menurutmu?”  Kata-kata itu langsung membuat Rula terdiam. Perempuan itu juga melepaskan genggamannya di lengan Raven. Sedangkan Raven ia hanya mendengus dan menatap sekitar.  Raven tahu bahwa mereka berdua telah menjadi sorotan si kasir yang ingin tahu urusan orang lain. Ia dianggap sebagai tukang selingkuh dan membuat Rula sedih karena memergoki dirinya bersama dengan wanita lain.  Nah, begitulah. Ia sangat tidak suka dengan pikiran manusia yang hanya melihat kejadian dari satu sisi. Padahal ada banyak sisi panjang lain yang menjelaskan dengan sangat berbeda.  “Lalu apa maumu? Kau sudah mengetahui bahwa aku sama sekali tidak menyukai kau berhubungan dengan manusia serigala itu.” Raven sampai mendesis. “Tapi kau malah menentangku dan mengatakan bahwa aku hanya mengatakan omong kosong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN