NAGITA / KANIA . Sewaktu terbangun keesokan harinya separuh wajahku terasa hangat, pancaran sinar mata- hari yang menyusup masuk menyelinap ke balik pori-pori kulitku. Tubuhku terasa remuk dan lelah, serasa habis kerja rodi saja semalaman. Aku mencoba menggeliat dan bergerak, namun, sebuah tangan kokoh dan kekar mem- bungkus perutku dari belakang menahanku. Seketika aku mematung. Kemudian, secara perlahan memori kejadian semalam merasuki kepalaku lagi. Aku kemarin sudah resmi menjadi Istri dari William Contramande, penjaga hidupku selama puluhan tahun. Identitasku terungkap bersamaan kembalinya semua ingatanku. Pesta pernikahan sederhana dan elegan, melebihi semua mimpiku. Lalu kamar pengantin yang luar biasa indah dan romantis… Lalu…. William memakaikanku kalung pasangan,

