Don't Give Up

1015 Kata

Tidak lama mobil yang dikendarai Theo sampai di depan penthouse. Justin melihat Tamara masih terlelap dalam tidurnya menggendong Tamara. "Iya, Ma," kata Justin. Tamara merasa tubuhnya seperti melayang membenamkan kepala di tubuh bidang Justin. Dia malas untuk melakukan apa pun. "Kamu sudah bangun?" tanya Justin melihat Tamara sudah melek saat diturunkan ke atas ranjang. "Aku mau bersih-bersih dulu," balas Tamara. Justin menarik Tamara yang hendak pergi. "Kita mandi bareng saja," kata Justin. Justin dan Tamara pergi ke kamar mandi. Mereka saling membantu membersihkan dirinya. "Kakak jadi pengen punya anak yang lucu seperti kamu," kata Justin. "Aku lagi enggak bisa mikirin soal itu," balas Tamara. "Tidak masalah, Sayang. Nanti kita bicarakan lagi. Aku hanya ingin melihat senyuman k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN